Perawatan Kolam Renang

Tips Merawat Kolam Renang di Rumah

Memiliki kolam renang di rumah merupakan impian hampir setiap orang di zaman modern ini. Akan tetapi tidak semua orang mau untuk merawat kolam renang sendiri, banyak orang membutuhkan pembantu atau jasa pembersih kolam renang. Untuk itu perlu pengetahuan dalam merawat kolam renang di rumah Anda sendiri.

Namun dibalik keistemewaannya, kolam renang pribadi juga memiliki segudang masalah, salah satunya adalah pemeliharaannya yang tidak mudah. Ini menyebabkan banyak orang yang memakai jasa khusus untuk membersihkan kolam renangnya.

Jika anda menemukan kolam renang yang airnya keruh atau berwarna serta tercium bau klorin menyengat, maka bisa dipastikan kolam tersebut sudah tidak layak untuk digunakan.

Kolam yang kotor dapat menyebabkan mata gatal dan penyakit kulit lainnya. Selain itu, kolam kotor beresiko menularkan penyakit-penyakit tertentu yang menular lewat air.

Cara Merawat Kolam Renang

(@william-lemond)

Kolam renang haruslah dirawat dengan rutin, terlepas dipakai atau tidak. Kalau anda merasa keberatan merawat kolam renang, sebaiknya anda kosongkan saja airnya, karena air yang menggenang dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Tips Merawat Furniture dari Kayu Agar Tidak Mudah Keropos

Merawat Seminggu 1 Kali

  • Berikan Algaecidae pada pagi hari setiap seminggu sekali. Ini berguna untuk menghancurkan alga (ganggang) tanpa merusak ubin kolam renang. Ini merupakan upaya untuk mengontrol kontaminan alga pada kolam renang.
  • Pada permukaan air kolam renang biasanya ditemukan partikel logam kecil. Anda dapat menghilangkan partikel ini dengan menambahkan bahan kimia khusus yang mampu menghilangkan logam tersebut dari air.
  • Air keruh pada kolam dapat diatasi dengan memberikan clarifier ke dalam kolam.

Merawat Seminggu 2 Kali

  • Tingkat pH adalah tingkat keasaman (alkalinitas) dalam air. Tingkat pH pada kolam renang haruslah sedikit basa, yaitu 7,2-7,6. Mengatur keseimbangan air kolam sangatlah penting agar tidak ada iritasi atau gangguan pada kulit. Tingkat pH 7,2 – 7,6 dapat membuat klorin bekerja dengan efektif. Anda dapat menambahkan asam muriatic atau baking soda. Anda tambahkan bahan tersebut hanya jika air terlalu asam atau terlalu basa. Selain merusak kulit, tingkat asam yang salah dapat pula merusak peralatan kolam renang.
  • Sanitasi kolam renang adalah proses mensterilkan kolam dari alga dan bakteri yang dapat dihancurkan. Kolam renang yang kotor dapat berpotensi menjadi tempat berkembang biak bakteri. Ganggang dan Bakteri dapat dihilangkan dengan klorin. Sedangkan bromin biasa digunakan untuk mensterilkan kolam renang.Klorin tersedia dalam bentuk tablet, cairan atau butiran. Satu kolam renang membutuhkan sekitar 1,0-3,0 ppm klorin. Tingkat klorin tidaklah konstan, karena itu sebaiknya tambahkan 3-4 kali klorin harian agar jumlah klorin menjadi konstan(tetap).
  • Kotoran lainnya seperti kotoran burung, daun gugur, sampah-sampah plastik dan lainnya harus dibersihkan dengan menggunakan jaring. Ubin kolam renang juga harus rutin dibersihkan agar tidak ada bercak noda.

Merawat Sebulan Sekali

  • Kadar kalsium yang rendah dapat menyebabkan air menjadi korosif. Ini menyebabkan pemeriksaan kalsium cukup penting
  • Tingkat keasamaan yang tepat dapat mencegah berubahnya tingkat pH air kolam secara mendadak. Standar wajib keasaman adalah 80-120 ppm, jika berlebih dapat ditambahkan baking soda untuk penyeimbang.

Bagi anda yang memiliki kolam renang pribadi, membersihkan kolam merupakan hal yang cukup menyebalkan. Anda harus meluangkan waktu cukup banyak, terlebih jika harus menyikat ubin kolam.

Namun keuntungan memiliki kolam renang pribadi adalah kita dapat sebebasnya menggunakan kapan saja, hal itu baik untuk berolahraga ataupun hanya bersantai ria.

Untuk meminimalisir biaya perawatan kolam, anda dapat menggunakan penutup atau pengaman. Ini dapat melindungi kolam dari terik matahari dan kotoran jatuh dari atas.

3 Tips Desain Eksterior untuk Rumah Minimalis Anda

Sumber: UrusanDunia.com

One Reply to “Tips Merawat Kolam Renang di Rumah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *