Jangan Sampai Keliru! Ini Perbedaan Apartemen dengan Kondominium

Kondominium dan Apartemen. Kedua hal itu terdengar serupa, meski faktanya berbeda. Belakangan ini, hunian vertikal atau hunian bertingkat seperti apartemen semakin banyak bermunculan di Indonesia. Konsep hunian bertingkat tersebut, dianggap lebih praktis dan efisien di kota-kota besar yang memiliki jumlah penduduk tinggi namun lahan sangat terbatas. Ada beberapa jenis hunian vertikal tersebut, antara lain apartemen dan kondominium. Berikut adalah penjelasan lengkap tentang perbedaan keduanya.

Baca juga : 5 Referensi Furniture Estetik agar Ruangan Fancy & Instagramable

Sekilas, tampaknya tidak ada perbedaan dari apartemen dan kondominium kecuali penggunaan istilah. Namun menurut pegiat properti Indonesia, ada sedikit perbedaan dari dua hal tersebut. Istilah apartemen berasal dari Amerika Serikat yang merujuk pada satuan hunian yang menempati bagian tertentu dari sebuah gedung. Secara definisi, apartemen merupakan jenis tempat tinggal yang hanya mengambil sebagian kecil ruang dari suatu bangunan. Satu gedung apartemen dapat memiliki puluhan atau ratusan unit apartemen. Di Britania Raya dan negara-negara persemakmuran misalnya, apartemen lebih dikenal dengan istilah flat.

Secara definisi, kondominium merupakan bentuk hak guna perumahan di mana bagian tertentu real estate dimiliki secara pribadi, seperti kamar apartemen. Sementara itu, penggunaan akses ke fasilitas seperti lorong, sistem pendingin, elevator dan eksterior berada di bawah hukum yang dihubungkan dengan kepemilikan pribadi serta dikontrol oleh asosiasi pemilik yang menggambarkan kepemilikan seluruh bagian. Jadi, pemakaian istilah kondominium lebih merujuk pada hak guna bangunan, sementara istilah apartemen lebih menekankan pada fisik bangunan.

Pemilik kondominium tidak memiliki tanah, atap atau jalan sendiri. Meski demikian, mereka berhak melakukan apapun terhadap unit yang dimiliki. Ia juga bisa menjual atau menyewakan unitnya kepada pihak lain. Alhasil, kondominium dan apartemen memiliki mangsa pasar yang berbeda. Pelaku industri properti di Indonesia menjelaskan bahwa kondominium dapat menjadi alternatif investasi karena dapat dijual atau disewakan. Sementara itu, apartemen cenderung merujuk pada hunian tempat tinggal yang menjulang ke atas (high-rise).

Baca juga : 8 Desain Living Room yang Nyaman Buat Kumpul Keluarga

Meski demikian, pada perkembangannya, kini apartemen pun sudah banyak yang memiliki status kepemilikan hingga terkadang perbedaan antara kondominium dan apartemen tidak begitu besar. Selain itu, ada juga istilah apartemen servis dan apartemen sewa. Apartemen servis adalah apartemen yang disewakan lengkap dengan layanan harian, sementara apartemen sewa adalah apartemen yang disewakan tanpa layanan harian atau daily service. Pada apartemen dan kondominium, tersedia fasilitas yang lebih lengkap mulai dari parkir luas, kolam renang dan sarana kebugaran.

Itulah perbedaan apartemen dengan kondominium yang diulas dari pengertian, sistem kepemilikan, hingga fasilitas yang tersedia.

Sumber : 99.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *